BT.COM | KUPANG -- Jurang pengangguran digital kini mulai ditutup dari tingkat kelurahan. Lurah Nunbaun Sabu (NBS), Rongsly Aldi Foeh, SE., NL.P, menegaskan komitmennya menciptakan masyarakat yang berdaya saing dan sadar hukum melalui program kolaboratif bersama Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Surya NTT.
Setelah meraih penghargaan tertinggi Paralegal Justice Award (PJA) 2024, Rongsly kini fokus pada strategi “double impact” — menggabungkan pendidikan hukum dan pemberdayaan digital bagi generasi muda di wilayahnya.
“Kami ingin menutup jurang pengangguran digital dengan memberi bekal yang relevan bagi anak muda, khususnya mahasiswa dan pencari kerja. Mereka harus produktif sekaligus taat hukum,” ujar Rongsly Foeh.
Kemitraan Strategis untuk Dua Tujuan Utama
Program bersama LBH Surya NTT ini dirancang dengan dua sasaran utama: pemberdayaan ekonomi digital dan pembentukan kesadaran hukum masyarakat.
Sosok Herry F.F. Battileo, S.H., M.H., pendiri sekaligus pengawas LBH Surya NTT yang sudah 11 tahun memberikan bantuan hukum gratis di NTT, menyebut kemitraan ini sebagai perwujudan visi komprehensif antara hukum dan ekonomi digital.
“Pelatihan jurnalisme dan videografi ini bukan hanya soft skill, tapi juga peluang ekonomi baru. Sementara penyuluhan hukum tetap menjadi fondasi agar generasi muda paham hak dan kewajibannya,” jelas Herry Battileo.
Tiga Inisiatif Strategis: Dari Hukum ke Karya Nyata
Kolaborasi antara Kelurahan Nunbaun Sabu dan LBH Surya NTT mencakup tiga langkah konkret:
1. Penyuluhan dan Bantuan Hukum Gratis
LBH Surya NTT menyediakan layanan hukum gratis dan pendampingan langsung sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kelurahan Sadar Hukum.
2. Pelatihan Jurnalistik dan Videografi Digital
Pelatihan intensif yang difasilitasi oleh Ketua DPW Media Online Indonesia (MOI) Provinsi NTT ini membekali peserta dengan kemampuan menulis berita, memotret, dan membuat video sesuai standar profesional.
3. Tindak Lanjut Karya Konkret
Peserta pelatihan akan langsung diarahkan untuk menghasilkan karya nyata, membuka peluang penghasilan sekaligus menghadirkan informasi akurat dan konstruktif bagi masyarakat.
Membangun Generasi Sadar Hukum dan Produktif
Rongsly Foeh menegaskan bahwa program ini bukan hanya pelatihan jangka pendek, melainkan investasi sosial bagi masa depan generasi muda.
“Setiap pemuda punya potensi menjadi suara komunitasnya. Melalui pelatihan ini, kami ingin mencetak kader digital yang produktif, sadar hukum, dan mampu mengawal pembangunan dengan informasi yang benar,” tegasnya.
Dengan sinergi antara hukum, ekonomi, dan digitalisasi, Kelurahan Nunbaun Sabu menegaskan diri sebagai model kepemimpinan akar rumput yang sukses menyeimbangkan ketertiban sosial dan kemajuan ekonomi.
Lurah Rongsly Foeh menutup dengan semangat optimisme, “Langkah kecil dari kelurahan bisa berdampak besar bagi masa depan kota.”(***)
